Rumkit Kasih Ibu

Lhokseumawe | acehtraffic.com – Kebiasaan Rumah Sakit Yayasan Kasih Ibu Lhokseumawe mengeluarkan karyawan setiap enam bulan sekali untuk meminimalisir biaya upah, tradisi tersebut tidak berjalan optimal pada tahun ini setelah mantan karyawannya mengadukan perbuatan melawan hukum itu.

Setelah 15 dari 37 pekerja yang dikontrak selama enam bulan sejak 14 Maret 2013, lalu, dikeluarkan dengan cara ditelpon, sejak, Sabtu, 14 September 2013, hingga saat ini mereka kembali dipecat satu persatu dengan gaya “Kasar”nya.

Menurut pengakuan mantan karyawan/perawat jebolan kampus kesehatan yang berjargon bhakti husada yang bekerja di RS tersebut mengatakan perlakuan Kepala RS tersebut sangat kiler persis seperti hitler. “kami sering menyebutnya hi*** P***” Kata dia. Kamis, 31 Oktober 2013.

Kata-kata tersebut lahir akibat perlakuan kepada pekerja, sumber itu mengatakan pernah kejadian anak ICU, setelah dinas malam sejak jam 17.00 hingga jam 8.00 pagi, tapi harus masuk kembali pada jam 10.00 menjelang siang untuk latihan mengoperasikan sebuah alat medis baru. Selasa, 22 Oktober 2013
“bayangkan bang setelah kita kerja malam 15 jam harus masuk lagi 7 jam setelahnya 2 jam istirahat, apakah itu manusiawi?” Tanya cewek itu.

Sumber itu juga mengatakan bahwa beberapa waktu lalu seorang karyawan kembali dipecat akibat ikut pelatihan setengah hari. Sebenarnya dia pamit sejak sehari sebelum latihan karena ada pesta perkawinan kakak kandungnya dirumah, namun ibu wati menjawab dengan lantang.

“kalau kamu tidak pigi besok kamu tidak usah masok lagi, saya sudah bayar mahal-mahal orang itu, saya datangkan kesini” Kata dia meniru kata-kata anak yang dipecat itu pada Selasa 29 Oktober 2013, pagi.
Tidak hanya itu, lulusan Akademi Kesehatan itu mengatakan sebelumnya anak resepsionis RS tersebut juga dipecat, malam kemarin akibat tidak control seluruh ruangan, “kenapa anak ICU didepan, anak OK asik duduk di ruangannya, kenapa nggak bantu SAL” katanya meniru Bu Wati (Kepala RS Kasih Ibu).

Meskipun dia tidak lagi bekerja disana, sumber tersebut berharap kepada Pemerintah untuk peka melihat soal ketenagakerjaan, terutama anak kesehatan yang benar-benar diperbudak denga gaya modern, dilarang ikut organisasi buruh, pelanggaran undang-undang ketenagakerjaan, “tapi tidak ada sanksi hukum dan tidak ada pengawasan dari pemerintah setempat” Katanya.
Mantan perawat RS Kasih Ibu itu berharap agar juniornya tidak lagi diperas tenaganya dengan gaji 850.000/bulan atau wajib bekerja 336 jam lebih. Dia berharap agar RS segera menaikkan gaji mereka dan shif juga ditambah menjadi tiga. “intinya kembali kepada aturan hukum, kalo nggak ngapain harus ada hukum” Katanya.

Seperti berita sebelumnya, Rumah Sakit Kasih Ibu Lhokseumawe mempekerjakan karyawan tidak manusiawi.  Perawat dikontrak setiap 6 bulan sekali, harus bekerja 336 jam lebih dalam sebulan dengan penghasilan sebesar 850.000 rupiah, tanpa makan dan minum, lembur (overtime) apalagi jaminan lain untuk buruh secara layak.

Dalam Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan (UKT) menyebutkan pemberikerja hanya boleh mempekerjakan karyawan atau buruhnya hanya 40 jam dalam seminggu, selebihnya masuk sebagai lembur (overtime). Lembur juga tidak boleh melebihi 14 jam dalam seminggu.

Namun di RS tersebut justru tidak belaku upah lembur, setelah gaji pokok 850.000 rupiah. Selain itu yang dipekerjakan pada jam malam dari pukul 17.00 hingga 08.00 Wib adalah kaum perempuan umumnya diploma tiga keperawatan, tanpa diberi makanan pokok, apalagi makanan dan minuman bergizi sesuai amanat UKT. 

Sementara Kepala RS tersebut Hj Herawati SH yang ditinggal almarhum suaminya sangat sulit untuk dikonfirmasi. Beberapa kali wartawan berusaha memintai konfirmasi selalu menghindar. 

Sebelumnya saat ditanyai perpanjangan masa kontrak perawat juga demikian, Bu Wati yang diberi gelar “Hitler” oleh perawatnya marah-marah, dia beranggapan bahwasanya RS tersebut miliknya, berbadan hukum bukan urusan media apapun yang dilakukan didalamnya. | AT | IS | Acehbaru.com |

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s